Cara Menggunakan Obat Sakit Perut dan Efek Sampingnya

posted in: Kesehatan | 0

Domperidone adalah obat yang dikonsumsi untuk meredakan gejala sakit perut dan mencegah mual. Anda yang memiliki penyakit perut, bisa mengonsumsi obat ini untuk menyembuhkan apa yang Anda alami. Seperti apakah cara menggunakan obat ini dan apa saja efek sampingnya?

Cara Menggunakan Domperidone

Domperidone digunakan untuk mengobati gejala gangguan lambung. Obat ini juga dapat digunakan untuk mencegah mual dan muntah yang disebabkan oleh obat-obatan tertentu karena masalah keamanan, obat ini tidak boleh digunakan oleh wanita menyusui untuk meningkatkan produksi ASI.

Bagaimana cara menggunakan obat domperidone ini? Minumlah obat sesuai resep biasanya 30 menit sebelum makan dan sebelum tidur. Jangan menambah dosis Anda atau meminum ini lebih sering daripada yang diarahkan. Kondisi Anda tidak akan membaik lebih cepat tetapi risiko efek samping akan meningkat.

 

Efek samping dari Domperidone

Semua obat dapat memiliki efek samping. Terkadang efek sampingnya serius, namun adapula sebagian besar yang tidak serius. Anda mungkin memerlukan perawatan medis jika Anda mendapatkan beberapa efek samping di bawah ini.

Jangan khawatir dengan daftar kemungkinan efek samping ini jika Anda mungkin mengalaminya, tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda untuk menjawab pertanyaan yang mungkin Anda miliki. Beri tahu dokter Anda jika Anda mengalami salah satu dari yang berikut:

  1. Sakit kepala
  2. Sulit tidur
  3. Gugup
  4. Depresi
  5. Pusing
  6. Lelah
  7. Mudah marah
  8. Mudah mengantuk
  9. Kejang
  10. Mulut kering atau haus
  11. Mual
  12. Perubahan nafsu makan
  13. Mulas
  14. Kulit ruam atau gatal
  15. Mata gatal dan kelopak mata berkerak dan keluar cairan
  16. Bisul mulut.

Ini adalah efek samping ringan dari Domperidone. Beri tahu dokter Anda jika Anda juga mengalami :

  • Gerakan wajah atau lengan dan kaki yang tidak terkendali, gemetar berlebihan, kekakuan otot berlebihan, atau kejang otot;
  • Periode menstruasi tidak teratur atau tidak ada;
  • Sekresi ASI yang tidak biasa atau penurunan gairah seks pada pria atau wanita;
  • Nyeri payudara atau pembesaran payudara pada pria dan wanita.
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur;
  • Pembengkakan tangan, pergelangan kaki atau kaki
  • Sakit saat buang air kecil

Obat ini juga sangat rentan digunakan oleh yang baru selesai operasi. Alangkah lebih baiknya jika setelah selesai operasi Anda segera mungkin untuk mengobatinya agar lekas pulih. Adapun trik untuk merawat luka bekas operasi bisa Anda lihat di https://www.guesehat.com/3-cara-merawat-luka-setelah-operasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *